Lidwina Ruthy's storyline. Catch me on Facebook&Twitter

20 January 2011

Kehilangan, dan kesadaran..

Kamu gak akan pernah menyadari sesuatu yang kamu miliki kalau kamu belum kehilangan sesuatu yang kamu miliki itu.. Dalam keahlian, kamu tidak pernah menyadari kalau sebenarnya kamu bisa berlari dengan baik sampai akhirnya kamu kehilangan satu dari dua kaki-mu dan kamu hanya dapat berkata, "aku ingin kaki-ku kembali agar aku dapat berlari. seharusnya dulu aku memanfaatkannya dengan baik". Atau kemampuan yang kamu milki. Contohnya, kamu tidak pernah memanfaatkan ingatanmu dengan baik sampai akhirnya kamu kehilangan itu. "sebelum amnesia ini, aku mempunyai ingatan yang baik. seharusnya aku menggunakannya dengan baik pula". Begitupun dengan teman&sahabat. "sekarang dia sudah pergi, dia sudah mempunyai kehidupannya sendiri, ternyata dia teman yang sangat baik, aku merindukannya". Lalu, kemana kamu selama ini? setelah dia pergi, kamu baru menyadari kalau dia memang berarti untukmu..
Sama hal-nya dengan kekasih.. Kamu tidak akan pernah merasa memilikinya dengan sepenuh hatimu sebelum kamu kehilangan dia. Kamu selalu menuntut dia untuk memberikan perhatian sepenuhnya untukmu, tapi apakah kamu memberikan seluruh perhatianmu untuknya? Belum tentu.. Kamu punya hal-hal lain yang bisa membuat kamu bahagia sepanjang waktu, bukan dia.. Lalu apakah pantas kamu meminta seluruh perhatiannya sedangkan kamu tidak? Kamu meminta dia membatasi dirinya berteman dengan perempuan-perempuan lain, tapi apakah kamu membatasi dirimu untuk berteman dengan laki-laki lainnya? Sepertinya tidak.. Kamu bahkan senang&merasa bangga saat berada diantara laki-laki.. Kamu memintanya untuk jujur&menuruti semua kemauanmu, tapi apakah kamu berlaku demikian? Apakah kamu selalu berkata jujur&menuruti semua perintah-perintahnya? Perintah simple sekalipun? Pastinya tidak..
Namun apa yang kamu lakukan saat mengetahui dia memendam perasaan sayang dengan perempuan lain? Apa yang kamu lakukan saat mengetahui dia mempunyai hubungan yang spesial dengan perempuan lain? Apakah kamu diam saja dan berkata "jika itu maumu, silahkan, aku baik-baik saja"? Tidak mungkin!! Tidak ada satupun perempuan di bumi ini yang mau disakiti, dipermainkan, apalagi diselingkuhi. TIDAK ADA!! Kamu akan menangis sepanjang waktu, dan memutar ulang semua kejadian-kejadian yang telah kamu lalui dengannya di dalam otakmu.. Disitulah kamu baru menyadari kalau kamu mempunyai seseorang dalam hidupmu yang sangat berarti. Disitulah kamu baru menyadari ada orang yang setidaknya pernah menyayangi dirimu. Disitulah kamu baru merasa amat sangat menyayangi seseorang yang ternyata sedang menyakitimu.. Disitulah awal dari kesadaran dimulai. Banyak yang langsung mengakhiri hubungannya setelah kejadian pahit tersebut, tapi tidak sedikit pula yang mempertahankan hubungannya dengan harapan kejadian pahit itu tidak akan terulang lagi dan mencoba sedikit percaya dengan janji-janji yang diberikan..
Tapi yakinlah, apabila kamu mau berusaha menyadari apa yang telah kamu punya dari awal, kamu tidak akan kehilangan itu dengan sia-sia. Percayalah, dari semua hal baik/buruk yang terjadi, pasti akan ada sesuatu yang dapat kita petik. Semua tidak akan sia-sia
Akhirnya aku menyadari, aku memiliki seseorang yang aku sayang dan yang sangat menyayangiku yang akan berusaha menepati janjinya, FIEF.
Dan juga sekarang, aku sudah menyadari, aku pernah memiliki seseorang yang pernah menemaniku saat senang/sedihku, yang dulu selalu ada saat senang/sedihku, dan yang sekarang entah dimana...
Dedicated to my bestbrother.. I-miss-you!